Nulis lagi dari pada nanti lupa. karena ini sulit nyarinya #ntah kenapa kuk sulit nyari tutorial ini# kenapa aku nulis ini karena abisnya nyoba load balancing not well done. dan kena marah ma temenku kenapa sih kamu suka load balancing kenapa ndak di pisah adja. gt kena omel temenku. :::D
karena aku ini sering lupa *banyak yang dikerjakan* jadinya aku tulis adja di blog pribadi gue ini. langsung adja caranya.
/ip addres pr
0 1.1.1.1/29 1.1.1.1 ether1 ----> gateway ISP 1
1 192.168.2.1/24 192.168.2.0 VLAN1 --- > network admin
2 192.168.13.1/24 192.168.13.0 LOCALNET ---> network kantor
3 192.168.12.1/25 192.168.12.0 VLAN3 ----- network LAB
4 10.5.50.1/28 10.5.50.0 ether6 --> proxy
5 10.5.51.1/29 10.5.51.0 VLAN4 -- > webserver
9 192.168.11.1/24 192.168.11.0 VLAN5 --> hotspot
10 D 2.2.2.2/32 2.2.2.2 PPPoE-1 --> gateway ISP2 (speedy)
yang mau diarahin ke gateway ISP 1 adalah network LAB, hotspot. selain itu mengarah ke gateway ISP2(speedy)
1. Langkah pertama kita atur NAT
/ip fi nat
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1 comment="ke gateway1" disable=no
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=PPPoE-1 comment="ke gateway2" disable=no
2. Kemudian bikin mangle
/ip firewall mangle
add chain=prerouting src-address=192.168.11.0/24 action=mark-routing new-routing-mark=ISP1 comment="pake ponya hotspot"
add chain=prerouting src-address=192.168.12.0/25 action=mark-routing new-routing-mark=ISP1 comment="pake ponya LAB"
3. Kemudian atur di routingnya
/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=1.1.1.1 check-gateway=ping distance=1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=ISP1 comment="mark routing ISP1" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=2.2.2.2 check-gateway=ping distance=1 scope=255 target-scope=10 comment="ke speedy" disabled=no
Nah bisa dicoba di tes dengan WIMI di tiap client ntar nemu ip publicnya beda beda deh.
Note:
karena aku ini sering lupa *banyak yang dikerjakan* jadinya aku tulis adja di blog pribadi gue ini. langsung adja caranya.
/ip addres pr
0 1.1.1.1/29 1.1.1.1 ether1 ----> gateway ISP 1
1 192.168.2.1/24 192.168.2.0 VLAN1 --- > network admin
2 192.168.13.1/24 192.168.13.0 LOCALNET ---> network kantor
3 192.168.12.1/25 192.168.12.0 VLAN3 ----- network LAB
4 10.5.50.1/28 10.5.50.0 ether6 --> proxy
5 10.5.51.1/29 10.5.51.0 VLAN4 -- > webserver
9 192.168.11.1/24 192.168.11.0 VLAN5 --> hotspot
10 D 2.2.2.2/32 2.2.2.2 PPPoE-1 --> gateway ISP2 (speedy)
yang mau diarahin ke gateway ISP 1 adalah network LAB, hotspot. selain itu mengarah ke gateway ISP2(speedy)
1. Langkah pertama kita atur NAT
/ip fi nat
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1 comment="ke gateway1" disable=no
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=PPPoE-1 comment="ke gateway2" disable=no
2. Kemudian bikin mangle
/ip firewall mangle
add chain=prerouting src-address=192.168.11.0/24 action=mark-routing new-routing-mark=ISP1 comment="pake ponya hotspot"
add chain=prerouting src-address=192.168.12.0/25 action=mark-routing new-routing-mark=ISP1 comment="pake ponya LAB"
3. Kemudian atur di routingnya
/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=1.1.1.1 check-gateway=ping distance=1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=ISP1 comment="mark routing ISP1" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=2.2.2.2 check-gateway=ping distance=1 scope=255 target-scope=10 comment="ke speedy" disabled=no
Nah bisa dicoba di tes dengan WIMI di tiap client ntar nemu ip publicnya beda beda deh.
Note:
- Untuk Jaringan yang sudah terbentuk dan sudah ditentukan gateway-nya cuman ikutin langkah ke 2 (bikin mangle) dan langkah ke 3 cuman nambahin di mark routing adja yang awalnya kosong di disi dengan mark routing (ISP1) yang dibuat tadi
- Untuk NAT jika ingin lebih mantab dan yakin kalau Network ini Mengarah ke ISP yang ditentukan. bisa dimasukkan src-address Nya
- Mangle disini fungsinya untuk mengunci network mana adja yang mau diarahkan/mark-routing selain itu akan diarahkan ke gateway ISP2
This comment has been removed by the author.
ReplyDelete